Kegiatan

Short course dengan topik "SMART LAND MANAGEMENT IN SOUTH EAST ASIA" dan penandatanganan MoA

Satu short-course dengan topik 'SMART LAND MANAGEMENT IN SOUTH EAST ASIA’ diadakan di 22-27 Agustus 2016, yang diselenggarakan oleh Departemen Perencanaan Wilayah dan Kota, Universitas Diponegoro dan Technical University of Munich (TUM), didanai oleh GIZ. Acara ini dirancang sebagai kursus penyegaran untuk Alumni lulusan Jerman, memiliki 17 peserta tidak hanya dari Indonesia, tetapi juga Bangladesh, Philipina, Srilanka dan Kamboja.
Dengan Koordinator dari Technical University of Munich, Prof. dr. ir. Walter T. de Vries dan didukung Kepala Program Studi Magister Pembangunan Wilayah dan Kota, Dr.sc.agr. Iwan Rudiarto, ST, MSc., kursus ini dirancang untuk berkontribusi dalam memberikan wawasan tentang bagaimana menghadapi tantangan baru dalam pengelolaan lahan khususnya dalam perubahan iklim, keamanan pangan, migrasi, bencana alam dan buatan manusia dan konflik dan perampasan lahan.
Komponen kursus terdiri atas tiga konstruksi teoritis kunci dan tiga bidang aplikasi praktis yang relevan bagi manajer dalam land management: skala, kualitas, dan objek yang berhubungan dengan (tanah) pemerintahan, agregasi informasi, dan intervensi hukum-spasial.
Kegiatan utama diselenggarakan pada Departemen Perencanaan Kota dan Wilayah Kampus Universitas Diponegoro di Tembalang, Semarang. Para peserta juga melakukan kunjungan kelembagaan ke  Bappeda Kota Semarang, kunjungan lapangan ke Banjirkanal di Semarang, dan juga akan kunjungan sosial ke berbagai objek di Kota Semarang dan Kabupaten Magelang, termasuk Candi Borobudur. Malam Budaya juga merupakan bagian dari kursus ini, melalui pementasan tarian tradisional, yaitu Ngilo dan Geyol Denok, tari Semarang, untuk memperkenalkan budaya lokal untuk peserta.
Lebih penting lagi, telah ditandatangani MoA pada tanggal 26 Agustus 2016 antara Dekan Fakultas Teknik, Ir. Mochamad Agung Wibowo, MM, M.Sc, Ph.D dan Ketua Land Manajemen Course Land,TUM,  Prof. dr. ir. Walter T. de Vries untuk memperkuat kerjasama antara 2 universitas di masa depan.