Kegiatan

PUBLIC LECTURE SERIES: BUPATI BOYOLALI “PEMBANGUNAN DAN TATA KELOLA KABUPATEN BOYOLALI

Program Studi Magister Pembangunan Wilayah dan Kota, Departemen Perencanaan Wilayah dan Kota, Departemen Perencanaan Wilayah dan Kota, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro kembali menghadirkan sosok pemimpin daerah sebagai pembicara dalam Kuliah Umum bertema “Pembangunan dan Tata Kelola Kabupaten Boyolali” yaitu Seno Samodro (Bupati Boyolali). Penghargaan selama beliau menjabat diantaranya Satyalancana Karya Bakti Praja 2013 dalam pengaturan manajemen pemerintahan, Adikarya Pangan Nusantara 2014 dalam Ketahanan Pangan, Penghargaam Inovasi Perpustakaan berbasis TIK 2016 ‘remen maos’ dan Kepala Daerah Inovatif 2016 kategori invetasi dalam pelayanan PTSP yang menyederhanakan 33 Perda menjadi 3 Perda.

Kuliah umum berlangsung di Ruang Theater DPWK Gedung A Lantai 1, dibuka oleh sambutan Ketua Departemen Perencanaan Wilayah dan Kota, Dr. Ir. Hadi Wahyono, MAdilanjutkanoleh sambutan Dekan Fakultas Teknik, Ir. M. Agung Wibowo, MM,Msc, Ph.D dan moderator Dr.sc.agr. Iwan Rudiarto, ST, Msc. Peserta kegiatan merupakan mahasiswa program S2 maupun S1, beberapa dosen Departemen Perencanaan Wilayah dan Kota, dan peserta umum.

Banyak hal yang disampaikan oleh Bupati Boyolali dalam pembangunan dan tata kelola di Kabupaten Boyolali. Berbagai capaian membanggakan selama ia menjabat di antaranya adalah rekor pertumbuhan ekonomi mencapai 6,7% di tahun 2016 yang merupakan tertinggi di Indonesia, BUMD surplus, MDGs tercapai di tahun 2015 dengan 80% kebutuhan air bersih tercukupi di kota dan 60% di desa (267 desa). Kunci keberhasilan Boyolali maju adalah melalui perbaikan dan evaluasi RTRW serta penerapan Konsep Smart City.

Selain itu, Pak Seno menekankanmengenai penangan disparitas, menciptakan inovasi baru untuk memimpin daerah melalui Rencana Strategis Menuju Boyolali Kreatif, dan menciptakan iklim pro investasi kondusif.Dalam kondisi real, implementasi dipastikan tidak sesuai dengan perencanaan, oleh karena itu pemimpin daerah dituntut untuk kreatif dan inovatif dalam pembangunan. (kus)